GuidePedia

Bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 telah menjamin warganya untuk berserikat dan berkumpul untuk melaksanakan hak dan kewajibannya guna mewujudkan cita-cita Bangsa Indonesia mengisi kemerdekaan sesuai dengan amanat Proklamasi 17 Agustus 1945.

Adapun pertama kali gagasan yang muncul untuk mendirikan Paguyuban ini adalah dari beberapa kelompok masyarakat, khususnya warga masyarakat Dusun Rinduwangi yang bekerja berwirausaha di Bandung, yang sangat peduli pada prinsip kebersamaan saling menggalang persatuan dan kesatuan sehingga dapat terciptanya masyarakat yang bermartabat dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan antar warga.

Pada hakikatnya Paguyuban didirikan untuk dapat menciptakan sikap dan sifat gotong royong, tolong menolong dalam memberikan bantuan baik moril maupun materiil, saling mengeratkan silaturahmi untuk lebih mengeratkan tali persaudaraan antar umat manusia.

Bahwa dengan dilandasi oleh rasa kecintaan dan kebanggaan yang mendalam terhadap kampung halaman, serta dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan, maka kami bertekad membentuk wadah untuk menjalin tali silaturahmi dan mempererat persaudaraan sehingga meningkatkan masyarakat yang bermartabat dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan antar warga.

Paguyuban ini tidak mengikat/terikat oleh siapapun termasuk ormas dan parpol. Karena pemerintah telah memberikan keleluasaan kepada masyarakatnya untuk berdemokrasi dengan santun dan benar termasuk didalamnya adalah membentuk paguyuban/organisasi sosial kemasyarakatan yang mengedepankan musyawarah dan kesepakatan bersama sehingga menciptakan masyarakat yang aman, adil, tenteram, damai, dan berdaulat.

Berkat rahmat Allah SWT. Alhamdulillah untuk melandasi semua itu, maka terbentuklah suatu Paguyuban yang diberi nama dengan Paguyuban Rinduwangi yang selanjutnya dapat disebut atau disingkat PRPaguyuban Rinduwangi (PR) pertama kali didirikan pada Ahad, 12 April 2015 ± sekitar jam 13:00 WIB di Jl.Babakan H.Tamim No.28, Kel. Padasuka, Kec. Cibeunying Kidul, Bandung untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.

Seiring berjalannya waktu, dengan mempertimbangkan beberapa hal maka selanjutnya dilakukan perubahan nama sesuai dengan perkembangan Paguyuban yang meliputi dua dusun, yaitu Dusun Rinduwangi dan Dusun Pajagan. Perubahan nama tersebut dilakukan pada saat acara Peresmian dan Pengukuhan Paguyuban yang dilakukan pada Ahad, 17 Mei 2015 di Jl.Babakan H.Tamim No.28, Kel. Padasuka, Kec. Cibeunying Kidul, Bandung dan dinyatakan resmi berubah nama dari Paguyuban Rinduwangi yang selanjutnya dapat disebut atau disingkat PR menjadi Paguyuban Rinduwangi Pajagan yang selanjutnya tetap dapat disebut atau disingkat PR.

Perubahan nama tersebut dilakukan atas dasar kesadaran sebagian besar anggota Paguyuban, khususnya anggota Paguyuban dari warga masyarakat Dusun Rinduwangi yang peduli pada prinsip kebersamaan serta memiliki keinginan untuk sama-sama mengangkat nama kedua dusun sehingga dapat terciptanya masyarakat yang bermartabat dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan antar warga. Selain hal yang telah disebutkan tadi, juga karena bagaimanapun baik Dusun Rinduwangi ataupun Dusun Pajagan dan begitupun sebaliknya sama-sama saling terikat serta sama-sama ikut berperan dalam Paguyuban.

Paguyuban Rinduwangi Pajagan (PR) khususnya berkedudukan dan berdomisili di Bandung dan kota-kota/daerah lainnya sesuai dengan alamat masing-masing anggota. Paguyuban ini berazaskan Pancasila sebagai Ideologi Nasional dan Undang-Undang Dasar 1945 berikut perubahan-perubahannya sebagai landasan konstitusional.

PR adalah paguyuban yang bersifat mandiri, bebas, umum bagi warga Dusun Rinduwangi dan Pajagan, sosial nonpartisan, artinya tidak berpolitik praktis dan tidak terikat oleh kekuatan politik atau partai politik. PR juga berfungsi sebagai forum komunikasi dan wadah pemersatu warga Dusun Rinduwangi dan Pajagan dalam mencapai tujuan bersama untuk menjalin solidaritas dan sosialis.

 
Top